Mengapa saya mengatakan bahwa sombong itu kebodohan.
Karena menurut agama islam Sombong itu sangatlah dilarang agama , dan sombong itu dosa besar , seseorang yang tak berfikir akan hari akhir di akherat nanti, Kesombongan yang tumbuh dari karakter kita sangat menjatuhkan pihak orang lain dan pastinya menjatuhkan diri kita sendiri. Ingat hidup kita di bumi hanya sementara , dan tak selamanya kita pun akan kekal di akherat nanti bumi dan sesisinya adalah sebuah titipan semata yang diberikan Tuhan , Pantaskah manusia menyombongkan penitipan- penitipan yang hanya sementara itu ?
Malu , manusia harus bisa berfikir akan tindakan.
Kesombongan adalah sifat dari Ujub,Rasulullah Saw, mendefinisikan kesombongan, yaitu “Melecehkan orang lain dan menolak kebenaran”.
Sesungguhnya ketika seseorang menyombongkan diri, maka ia seakan-akan melepaskan keagungan Allah untuk ia kenakan.
Sebagaimana dalam hadits qudsi Allah berfirman, “Keagungan adalah kain-Ku dan kesombongan adalah selendang-Ku, barangsiapa yang melepas keduanya dari-Ku, maka Aku akan hancurkan.”
Sungguh betapa keras Allah dan Rasulullah mengingatkan kita, agar menyadari bahaya kesombongan, tapi karena memang manusia itu tempatnya lalai dan dosa, kita cenderung tidak mau menyadari agar kita tidak bersikap sombong, dan menghilangkan sifat sombong tersebut.
Kita merasa lebih mulia, kita merasa lebih punya peran atau lebih berjasa, kita merasa hebat atau besar, kita merasa lebih sempurna, kita merasa lebih baik.
Kita menasehati orang lain yang cenderung terkandung berisi fitnah dalam tausiyah kita tersebut, kita juga selalu melihat kesalahan serta kekurangan orang lain dan lupa bahwa kesalahan dan kekurangan kita seluas langit dan bumi.
Kita merasa bahwa kitalah yang lebih mampu dan lebih cenderung mempertontonkan kesombongan kita hanya karena urusan-urusan duniawi kita yang akhirnya menjadikan diri kita mendapat kehinaan dunia dan akhirat.
Penulis : Rendra Mahardhika .P




0 komentar:
Posting Komentar